Tag Archives: Anak autis hiperaktif

Ciri-Ciri Bayi Autis

Autisme merupakan gangguan pada otak yang membuat penderitanya sulit berinteraksi. Selain itu, penderita autis juga tidak mudah memahami emosi. Gejala-gejala autisme biasanya muncul pada usia 9 bulan hingga 2 tahun. Semakin cepat autisme dideteksi, semakin efektif juga penanganan yang bisa dilakukan.

Untuk itu, kenalilah ciri-ciri bayi autis berikut ini.

1. Enggan Berinteraksi

Bayi dengan autisme seringkali diam ketika namanya dipanggil. Mereka juga tidak mudah tersenyum saat orang lain mengajaknya bercanda. Biasanya, mereka akan menampilkan raut wajah yang kaku. Ketika sedang bermain, mereka juga cenderung asyik sendiri dengan mainannya.

2. Tidak Menyukai Kontak Fisik

Pada umumnya, bayi akan suka dipeluk dan digendong. Akan tetapi, bayi autis tidak menyukainya. Mereka merasa tidak nyaman dengan kontak fisik. Baginya, sentuhan dan ciuman merupakan gangguan.

3. Cenderung Rewel

Seringkali, bayi autis juga memiliki gejala hiperaktif. Akibatnya, mereka cenderung rewel karena merasa tidak nyaman. Jika sulit diam, orang tua sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk memberi penanganan.

 

Cara Mengatasi Anak Autis Hiperaktif

Ketika gejala hiperaktif terus muncul pada bayi autis, mereka harus diberikan pengobatan. Terdapat beberapa cara untuk mengatasi anak autis hiperaktif. Mulai dari konsumsi vitamin, olahraga, terapi, hingga menghindari stress.

1.Tidak suka suara berisik

Bayi dengan autisme tidak menyukai suara berisik. Jika mendengar suara seperti itu, mereka bisa menangis ataupun berteriak-teriak. Untuk itu, bayi perlu dipindahkan ke tempat yang lebih tenang.

2. Mudah marah

Bayi dengan autisme akan lebih sensitif sehingga mudah marah. Selain itu, mereka juga mudah merasa sedih. Kita tidak bisa menebak perubahan suasana hati bayi yang cepat berganti.

3. Minimnya kontak mata

Bayi tidak suka memandang orang yang sedang berinteraksi dengannya. Ketika ada komunikasi, mereka sulit untuk menatap lawan bicaranya. Perhatian mereka juga teralihkan untuk hal lain.

4. Fokus pada hal tertentu

Bayi autis cenderung fokus pada hal-hal tertentu saja. Mereka akan melakukan sesuatu berulang-ulang. Oleh karena itu, aktivitasnya cenderung terbatas karena mereka cenderung asik pada keinginannya sendiri.